Selasa, 18 Mei 2010

Belum kudapat judul yang tepat



Kemana gerangan sang murai bermain



Tak terdengar suaranya dari kemarin



Sepi sekali dunia tanpa kicauannya



Seperti juga hati ………..hari ini







Semalam aku merenungi kegelisahanku



Kudapati diriku terapung dalam ketidakberdayaan



Dan aku mulai menertawakan diriku sendiri



Menertawakan keinginan2 yang berlomba meminta perhatianku







Kuamati satu persatu



Kusisihkan harapan2 yang tak sempat terpenuhi







Dan aku temukan satu mimpi yang ganjil



Mimpi yang seharusnya tak boleh ada di kepalaku







Ah, maafkan aku wahai murai bersuara merdu



Tak pantas aku memintamu mengunjungi gubuk kotorku



Jika selama ini aku selalu memintamu menunjukkan siapa adanya dirimu



Maka hari ini dengan tulus kumohonkan maafmu







Jika selama ini ingin ku pakaikan rantai dikakimu



Sekali lagi maafkanlah aku







Tentu saja kau jadi marah



Tentu saja jadi membisu



Karena keinginanku yang tak pantas itu



Karena kataku telah menyakitimu







Jika saja dapat kutarik kata2ku



Agar kembali ceria hatimu



Agar kembali bersinar hatiku mendengar suaramu







Aku berjanji



Takkan lagi kuulangi kebodohan itu



Takkan lagi kupaksakan hatiku



Meminta sesuatu hanya untuk memenuhi egoku







Masih bisakah kita menjadi teman?



ady

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar teman